Tanggal 6 Januari 2010 diadakan seleksi pemain timnas U-23. Alfred Riedl memanggil beberapa pemain untuk membela timnas U-23 di ajang SEA Games dan Pra-Olimpiade nantinya. Penyeleksian akan diadakan tiga hari yaitu 7, 10, dan 14 Januari 2010. Tak hanya pemain ISL dan divisi utama saja yang dipanggil Alfred Riedl tetapi pemain LPI(Liga Primer Indonesia) juga dipanggil Alfred untuk Timnas U-23 dan beberapa pemain naturalisasin dari negara lain juga dipanggil oleh Alfred Riedl. Kemudian juga Alfred dan asistennya memberitahukan bahwa akan memanggil Timnas SAD di Uruguay.
berikut nama-nama pemain yang dipanggil Alfred Riedl untuk membela Timnas U-23
Seleksi pertama, 6 Januari 2011
1. Choirun Nasrin (Persela Lamongan)
2. Arditani Ardhiyasa (Persija Jakarta)
3. Seftia Hadi (PSPS Pekanbaru)
4. Andri Ibo (Persidafon Dafonsoro)
5. Safri Umri (Persiraja Aceh)
6. Abdul Hamid Mony (Persiba Balikpapan)
7. Wirya Kusmandra (Persija)
8. Hendro Siswanto (Persela)
9. Johan Manadji (Persiba Bantul)
10. Lifki Suteja (Persija)
11. Nasution Karubaba (Perseman Manokwari)
12. Ramdani Lestaluhu (Persija)
13. Sigit Hermawan (Persija)
14. Fred Ferdinando Mote (Persiwa Wamena)
15. Arthur Irawan (Preston North End)
16. Fahrizal Dila (Persiraja Aceh)
17. Aris Alfiansyah (Persela)
18. Harmoko (Persekam Metro)
19. Zisva Siswanto Marco (Perseman)
20. Alan Athur Arrongear (Persiwa)
21. Lucky Wahyu P (Persebaya Surabaya)
22. Andik Firmansyah (Persebaya)
23. Novan Setyo Songko (Persibo Bojonegoro)
24. Fandy Edy (PSM Makassar)
25. Dajusman Trisadi (PSM)
26. Rachmat (PSM)
27. Kim Kurniawan (Persema Malang)
28. Reza Mustofa Ardiansya (Persema Malang)
29. Joko Ribowo (Persema Malang)
30. Irfan Bachdim (Persema Malang)
31. Kurnia Mega (Arema Indonesia)
32. Yongky Aribowo (Arema Indonesia)
33. Okto Maniani (Sriwijaya FC)
Seleksi kedua, 10 Januari 2011:
1. Aji Saka (Arema Indonesia)
2. Johan Angga Kusuma (Persijap Jepara)
3. Mohamad Ridwan (Persita Tangerang)
4. Cecep Supandi (Saint Prima Bandung)
5. Gunawan Dwi Cahayo (Sriwijaya FC)
6. Rachmat Latif (Sriwijaya FC)
7. Barkah Crustianto (Persijap Jepara)
8. Marco M.Kabiay (Persipura)
9. Achmat Farisi (Arema Indonesia)
10. Rendi Saputra (Eks Persib)
11. Burhanudin Nihe (Persigo Gorontalo)
12. Risman Maidulla (Pro Titan)
13. Jacky Arisani (Sriwijaya FC)
14. Munadi (Persib Bandung)
15. Engelberth Sani (Pelita Jaya)
16. Ferdi Mofu (Semen Padang)
17. Dendi Santoso (Arema Indonesia)
18. David Lali (Persipura)
19. Joko Sasongko (Pelita Jaya)
20. Egi Megiansyah (Pelita Jaya)
21. Yoga Eka Firmansyah (Bontang FC)
22. Johan Yoga (Persib Bandung)
23. Risky Novriansyah (Persijap Jepara)
24. Sunarto (Arema Indonesia)
25. Lukas Wellem Mandowen (Persipura)
26. Titus Bonai (Persipura)
27. Rishadi Fauzi (Persita Tangerang)
Seleksi ketiga, 14 Januari 2011:
1. Ali Barkah (Pelita Jaya)
2. Dicky Jamalis (Semen Padang)
3. Rifki Deython Mokodompit (Persita Tangerang)
4. Abdul Rachman (Pelita Jaya)
5. Joko Sidik Fitra Yono (Bontang FC)
6. Marcelino A. Mandagi (Bontang FC)
7. Irfan Raditya (Arema Indonesia)
8. A.A. Wahyu Trisayaya (Persija Jakarta)
9. Windu Hangoro Putra (PSPS Pekanbaru)
10. Herry Susilo (PSIS Semarang)
11. Rama Pratama (Pro Titan)
12. Zainal Abidin (Persela Lamongan)
13. Hasim Kipau (Persija Jakarta)
14. M. Fauzan Djamal (Semen Padang)
15. Iman Suprapto (Sriwijaya FC)
16. Elvis Nelson Anes (Persija Jakarta)
17. Mahadirga Lasut (Sriwijaya FC)
18. Immanuel Wanggai (Persipura Jayapura)
19. Zulham Zumrud (Persela Lamongan)
20. Stevie Bonsapia (Persipura Jayapura)
21. Jajang Mulyana (Pelita Jaya)
22. Ferdinand Sinaga (Persiwa Wamena)
23. Gerry Setia Nugraha (Pelita Jaya)
24. Johan Juanshyah (Persijap Jepara).
Dan beberapa pemain SAD seperti Syamsir Alam dan Mochammad Zainal Haq serta beberapa pemain naturalisasi seperti James Zaidan Saragih(Amerika Serikat-Batak/NY Cosmo),Stefano Lilipaly & Mark Van Der Maarel (FC Uthrecht), dan Arthur Irawan (Lyham Town),Oliver Rivai(AZ Alkmaar)dan beberapa pemain keturunan lainnya. Tapi untuk Okto, Kurnia Mega, Yongki, Irfan Bachdim dan Johan Juansyah, akan otomatis memperkuat Timnas U-23 untuk Pra-Olimpiade dan SEA Games
Selamat Datang
Selamat Datang Di Blog Saya, blog yang memuat ceita tentang cinta dan karya- karya dari saya
Jumat, 07 Januari 2011
calon naturalisasi
Demam timnas Indonesia sedang melanda. Keberhasilan tim nasional Indonesia mencapai semifinal dengan penampilan yang hampir sempurna menjadi sebabnya. Keberhasilan tim merah putih ini semakin menjadi pembicaraan karena ada 2 pemain naturalisasi yang ikut bermain.
Tidak dapat dipungkiri pemain naturalisasi menjadi vitamin buat tim Indonesia. Selain ketrampilannya yang mumpuni juga punya wajah yang rupawan. Sekarang ini siapa yang tidak kenal Irfan Bachdim dan El loco Christian Gonzales.
Kedepan akan semakin banyak pemain yang akan dinaturalisasi. Jika mau ditelusuri, sebetulnya banyak pemain keturunan Indonesia yang kini bermain di luar negeri. Umumnya mereka bermain di Belanda. Hal ini tidak lepas dari pengaruh Belanda yang pernah menjajahIndonesia sebelum NKRI merdeka pada tahun 1945.
Berikut daftar pemain keturunan Indonesia yang bermain di luar negeri:
1. Jason Oost (Belanda/ KSVK United-Belgia)
2. Donovan Partosubroto (Belanda/SV Hoofddrop)
3. Vincent Partosubroto (Belanda/SV Hoofddrop)
4. Leroy Resodiharjo (Belanda/ADO Den Haag)
5. Ferdinand Katipana (Belanda/Haarlem)
6. Tom Jan Hiariej (Belanda/FC Groningen)
7. Jeffrey Leiwakabessy (Belanda/Anorthosis-Siprus)
8. Radja Nainggolan (Belgia/Cagliari-Italia)
9. John van Baukering (Belanda/GA Eagles)
10. Christian Supusepa (Belanda/Ajax Junior)
11. Raymon Soeroredjo (Belanda/Vitesse Arnhem Junior)
12. Michael Timisela (Belanda/Ajax Amsterdam)
13. Peta Toisuta (Belanda/Zwolle)
14. Jeffrey de Visscher (Belanda/Aberdeen-Skotlandia)
15. Marciano Kastoredjo (Belanda/De Graafschap)
16. Jordao Pattinama (Belanda/SBV Excelsior)
17. Edinho Pattinama (Belanda/NAC Breda)
18. Tobias Waisapy (Belanda/SB Excelsior)
19. Sergio van Dijk (Belanda/Adelaide-Australia)
20. Rafael Guilermo Eduardo Mautimo (FC BIT-China)
21. Kim Jeffrey Kurniawan (Heiddelsheim-Jerman)
Dari sekian banyaknya pemain keturunan Indonesia diatas, yang hampir pasti di naturalisasi hanya lima pemain, mereka adalah:
* John van Baukering (Belanda/GA Eagles)
* Tobias Waisapy (Belanda/SB Excelsior)
* Rafael Guilermo Eduardo Mautimo (FC BIT-China)
* Sergio van Dijk (Belanda/Adelaide-Australia)
* Kim Jeffrey Kurniawan (Heiddelsheim-Jerman)
Jika jadi direalisasikan, pemain naturalisasi ini akan diproyeksikan untuk diseleksi dan bermain buat timnas. Dengan pemain naturalisasi ini bisa jadi Indonesia akan kembali diperhitungkan oleh lawan di kawasan Asia.
Tidak dapat dipungkiri pemain naturalisasi menjadi vitamin buat tim Indonesia. Selain ketrampilannya yang mumpuni juga punya wajah yang rupawan. Sekarang ini siapa yang tidak kenal Irfan Bachdim dan El loco Christian Gonzales.
Kedepan akan semakin banyak pemain yang akan dinaturalisasi. Jika mau ditelusuri, sebetulnya banyak pemain keturunan Indonesia yang kini bermain di luar negeri. Umumnya mereka bermain di Belanda. Hal ini tidak lepas dari pengaruh Belanda yang pernah menjajahIndonesia sebelum NKRI merdeka pada tahun 1945.
Berikut daftar pemain keturunan Indonesia yang bermain di luar negeri:
1. Jason Oost (Belanda/ KSVK United-Belgia)
2. Donovan Partosubroto (Belanda/SV Hoofddrop)
3. Vincent Partosubroto (Belanda/SV Hoofddrop)
4. Leroy Resodiharjo (Belanda/ADO Den Haag)
5. Ferdinand Katipana (Belanda/Haarlem)
6. Tom Jan Hiariej (Belanda/FC Groningen)
7. Jeffrey Leiwakabessy (Belanda/Anorthosis-Siprus)
8. Radja Nainggolan (Belgia/Cagliari-Italia)
9. John van Baukering (Belanda/GA Eagles)
10. Christian Supusepa (Belanda/Ajax Junior)
11. Raymon Soeroredjo (Belanda/Vitesse Arnhem Junior)
12. Michael Timisela (Belanda/Ajax Amsterdam)
13. Peta Toisuta (Belanda/Zwolle)
14. Jeffrey de Visscher (Belanda/Aberdeen-Skotlandia)
15. Marciano Kastoredjo (Belanda/De Graafschap)
16. Jordao Pattinama (Belanda/SBV Excelsior)
17. Edinho Pattinama (Belanda/NAC Breda)
18. Tobias Waisapy (Belanda/SB Excelsior)
19. Sergio van Dijk (Belanda/Adelaide-Australia)
20. Rafael Guilermo Eduardo Mautimo (FC BIT-China)
21. Kim Jeffrey Kurniawan (Heiddelsheim-Jerman)
Dari sekian banyaknya pemain keturunan Indonesia diatas, yang hampir pasti di naturalisasi hanya lima pemain, mereka adalah:
* John van Baukering (Belanda/GA Eagles)
* Tobias Waisapy (Belanda/SB Excelsior)
* Rafael Guilermo Eduardo Mautimo (FC BIT-China)
* Sergio van Dijk (Belanda/Adelaide-Australia)
* Kim Jeffrey Kurniawan (Heiddelsheim-Jerman)
Jika jadi direalisasikan, pemain naturalisasi ini akan diproyeksikan untuk diseleksi dan bermain buat timnas. Dengan pemain naturalisasi ini bisa jadi Indonesia akan kembali diperhitungkan oleh lawan di kawasan Asia.
Kamis, 23 Desember 2010
Pahlawan Devisa
Kau berjuang ke negeri orang
Tuk mencari satu harapan
Kau pergi meninggalkan negeri daku
Hanya tuk hidupi buah hatimu
Bekerja dengan semangat dan ulet
Tuk dapatkan sepeser rupiah ataupun dollar
Tuk bias menyekolahkan sang buah hati
Tuk bias mebahagiakan hidupnya
Tapi kini….
Kau alah merintih kesakitan
Kau menahan siksa yang kejam
Melebihi siksa api neraka jahanam
Para manusia berhati iblis
Berlaku kasar dengan tangan besi
Memerintahkanmu bekerja bagaikan binatang
Berlaku bagaikan Lusifer, malaikat penyabut nyawa
Siksa yang merobek hati, mencabik jiwa
Menghina harga diri dan mertabat
Memperkkosa dan menyiksa sesuka hati
Bagaikan sang penguasa bumi
Apakah seperti ini hidup ?
Begitu pahit dan memilukan
Tidak ada harga diri sama sekali
Manusia menerkam manusia
Manusia memakan manusia
Apakah tak ada perlindungan ?
Undang - undang hanya omong kosong
Harga diri dan martabat bangsa diinjak – injak
Bagaikan kotoran binatang yang begitu hina
Yang tak ada gunanya lagi
Sumiati dan pahlawan devisa lainnya
Merupakan saksi hidup
Bagaimana sang Lusifer mencabut nyawa mereka
Merampas hak dan kebahagiaan mereka
Sumiati dan pahlawan devisa lainnya
Hidup tersiksa berurai air mata
Yang tak kan pernah kunjung habis
Dan darah pun mengalir dari tubuh dengan derasnya
Bagaikan ombak laut menyapu kapal – kapal
Dan menahan siksa dari sang Lusifer
Karya : Reynaldo Tambun
Tuk mencari satu harapan
Kau pergi meninggalkan negeri daku
Hanya tuk hidupi buah hatimu
Bekerja dengan semangat dan ulet
Tuk dapatkan sepeser rupiah ataupun dollar
Tuk bias menyekolahkan sang buah hati
Tuk bias mebahagiakan hidupnya
Tapi kini….
Kau alah merintih kesakitan
Kau menahan siksa yang kejam
Melebihi siksa api neraka jahanam
Para manusia berhati iblis
Berlaku kasar dengan tangan besi
Memerintahkanmu bekerja bagaikan binatang
Berlaku bagaikan Lusifer, malaikat penyabut nyawa
Siksa yang merobek hati, mencabik jiwa
Menghina harga diri dan mertabat
Memperkkosa dan menyiksa sesuka hati
Bagaikan sang penguasa bumi
Apakah seperti ini hidup ?
Begitu pahit dan memilukan
Tidak ada harga diri sama sekali
Manusia menerkam manusia
Manusia memakan manusia
Apakah tak ada perlindungan ?
Undang - undang hanya omong kosong
Harga diri dan martabat bangsa diinjak – injak
Bagaikan kotoran binatang yang begitu hina
Yang tak ada gunanya lagi
Sumiati dan pahlawan devisa lainnya
Merupakan saksi hidup
Bagaimana sang Lusifer mencabut nyawa mereka
Merampas hak dan kebahagiaan mereka
Sumiati dan pahlawan devisa lainnya
Hidup tersiksa berurai air mata
Yang tak kan pernah kunjung habis
Dan darah pun mengalir dari tubuh dengan derasnya
Bagaikan ombak laut menyapu kapal – kapal
Dan menahan siksa dari sang Lusifer
Karya : Reynaldo Tambun
Minggu, 05 Desember 2010
Formasi PSMS Medan yang tangguh
Mungkin ini hanya iseng iseng saya saja dalam membuat formasi yang pantas untuk PSMS Medan agar lebih bisa bersaing di Divisi Utama dan ISL. Pemain yang selama ini memperkuat PSMS kurang maksimal dan kebanyakan memang belum mencapai optimal agar bisa kembali ke ISL. Inilah perkiraan pemain yang saya analisa
Goalkeeper
Saya memilih penjaga gawang dari Arema Indonesia, Kurnia Meiga menjadi pilihan utama. Menurut saya dia sangat bagus dalam menjaga gawang PSMS Medan untuk laga – laga besar. Sebagai cadangan Meiga, satu nama dari eks-PSMS yaitu Ghali Sudharyono (Persiba Balikpapan). Penjaga gawang ini sangat berpotensi sekali. Aksinya bisa kita lihat saat PSMS melawan Persebaya. Dia sangat tampil gemilang. Dan pada saat PSMS masih di ISL, dia pun menjadi pilihan kedua setelah Markus Horison. Dan untuk yang ketiga ada penjaga gawang Yanuar Tri Firmanda( Deltras Sidoarjo). Aksi –aksi Yanuar sangat memukau dalam menjangkau bola, dan membuat Deltras bisa naik ke ISL tahun 2010.
Defender
Untuk posisi Defender atau bek terdapat tiga nama yaitu Anang Ma’ruf ( Deltras Sidoarjo), Harri Salisburi ( Persitara Jak-Utara), dan nama M. Nasuha (Persija Jakarta) serta satu legiun asing Steven Hesketh ( Deltras Sidoarjo ). Mereka sangat ulet dalam menjaga pertahanan dan membantu penyerangan. Anang Ma’ruf dan M. Nasuha akan saling membantu kedua sayap melakukan penyerangan. Dan untuk pertahanan ada Steven Hesketh dan Harri yang luget dalam merebut bola dari tangan lawan. Untuk melapisi Anang Ma’ruf, mungkin Wildansyah (Persib Bandung) sesuai dengan formasi ini. Dia dapat menggantikan Anang jika diperlukan, dengan stamina dan speed yang tinggi dai dapat diandalkan dalam penyerangan. Dan tambahan bek sayap Michele Nere (PROTITAN FC), eks-PSMS ini juga mempunyai speed dalm dribling bola dan mampu dalam menjaga pertahanan. Dan dengan bantuan Isnan Ali(Persib Bandung) dan Tommy Rifka(Semen Padang) dalam membantu mengurangi serangan terhadap penjaga gawang
Midfielder
Di posisi ini saya sangat bingung untuk menentukan siapa yang cocok dalm formasi yang saya terapkan. Mungkin pilihan utama jatuh pada legiun asing Arema Indonesia, Roman Chamelo. Dengan semangat dan kelincahannya ini merupakan sesuatu yang sangat menguntungkan bagi tim yang dibela Roman. Ditambah gelandang jangkar Hariono(Persib Bandung) dan sang destroyer Vendry Mofu(Semen Padang) akan mampu membuat lawan tak berkutik. Ditambah dua sayap yang energik Octovianus Maniani (Sriwijaya FC) dan Andik Vermansyah (Persebaya Surabaya) akan menyempurnakan serangan – serangan yang aka dibangun anak Medan. Di tambah satu legiun asing dari Korea Selatan Hyu Yun Koo ( Semen Padang) akan menyempurnakan skuad tengah PSMS Medan.Dan ditambah satu gelandang naturalisasi Indonesia yang tampil gemilang dalam AFF SUZUKI CUP 2010, Irfan Bachdim (Persema Malang) akan mampu mendobrak pertahanan lawan
Attacker
Penyerang yang mungkin saya pilih pertama kali adalah legiun asing dari PSPS Pekanbaru, Herman Dzumafo. Dalam mempertahankan bola dan mengutak atik pertahanan lawan sangat cocok diisi oleh Dzumafo yang mampu fighting di kotak penalti lawan. Ditambah satu andalan striker muda Yongki Aribowo( Arema Indonesia) yang mampu menyesuaikan diri sebagai second striker. Di bangku cadangan Arif Suyono (Sriwijaya Fc) dan Rahmat Affandi (Persib Bandung) menjadi pilihan. Kedua Super shock ini mampu mencetak gol pada saat mereka masuk ke dalam lapangan untuk pergantian pemain. Arif Suyono yang mampu mencetak dua gol pada AFF SUZUKI CUP 2010 di awal babak kedua setelah dirinya masuk menggantikan M.Ridwan. Semetara Rahmat Affandi mampu mencetak gol saat Persib dalam kesulitan mencetak gol. Dan satu nama yang tersisa adalah Kenji Adicihara( Persiba Balikpapan). Striker Persiba ini mampu mencetak gol saat bersama Aldo Bareto di Persiba. Dia mampu membuka ruang untuk striker ataupun gelandang yang menerobos ke muka penalti.
Inilah susunan pemain yang mungkin dapat membanggakan PSMS Medan nantinya. Kita tunggu saja kedatangan PSMS kembali ke ISL.
Berikut ditambahkan juga nama pelatih yang mungkin cocok untu menjadi sorotan
Coach
Pelatih yang mampu mengantarkan PSMS nantinya menjadi juara sepertinya Rene Alberts(PSM Makasar). Dia mampu mengangkat prestasi Arema Indonesia dan PSM Makasar di ISL. Dan sebagai pilihan kedua yaitu, Pelatih Indonesia sekarang Alfred Riedl. Dia mampu menyesuaikan pemain muda dengan pemain tua yang dapat mengangkat prestasi PSMS. Dan sebagi Alternatif, Freddy Muli berhak kembali menjabat sebagai pelatih PSMS Medan. Dia mampu menyesuaikan diri dengan gaya permainan Medan yaitu permainan keras tapi sportif( katanya sih rap rap gitu deh)
Goalkeeper
Saya memilih penjaga gawang dari Arema Indonesia, Kurnia Meiga menjadi pilihan utama. Menurut saya dia sangat bagus dalam menjaga gawang PSMS Medan untuk laga – laga besar. Sebagai cadangan Meiga, satu nama dari eks-PSMS yaitu Ghali Sudharyono (Persiba Balikpapan). Penjaga gawang ini sangat berpotensi sekali. Aksinya bisa kita lihat saat PSMS melawan Persebaya. Dia sangat tampil gemilang. Dan pada saat PSMS masih di ISL, dia pun menjadi pilihan kedua setelah Markus Horison. Dan untuk yang ketiga ada penjaga gawang Yanuar Tri Firmanda( Deltras Sidoarjo). Aksi –aksi Yanuar sangat memukau dalam menjangkau bola, dan membuat Deltras bisa naik ke ISL tahun 2010.
Defender
Untuk posisi Defender atau bek terdapat tiga nama yaitu Anang Ma’ruf ( Deltras Sidoarjo), Harri Salisburi ( Persitara Jak-Utara), dan nama M. Nasuha (Persija Jakarta) serta satu legiun asing Steven Hesketh ( Deltras Sidoarjo ). Mereka sangat ulet dalam menjaga pertahanan dan membantu penyerangan. Anang Ma’ruf dan M. Nasuha akan saling membantu kedua sayap melakukan penyerangan. Dan untuk pertahanan ada Steven Hesketh dan Harri yang luget dalam merebut bola dari tangan lawan. Untuk melapisi Anang Ma’ruf, mungkin Wildansyah (Persib Bandung) sesuai dengan formasi ini. Dia dapat menggantikan Anang jika diperlukan, dengan stamina dan speed yang tinggi dai dapat diandalkan dalam penyerangan. Dan tambahan bek sayap Michele Nere (PROTITAN FC), eks-PSMS ini juga mempunyai speed dalm dribling bola dan mampu dalam menjaga pertahanan. Dan dengan bantuan Isnan Ali(Persib Bandung) dan Tommy Rifka(Semen Padang) dalam membantu mengurangi serangan terhadap penjaga gawang
Midfielder
Di posisi ini saya sangat bingung untuk menentukan siapa yang cocok dalm formasi yang saya terapkan. Mungkin pilihan utama jatuh pada legiun asing Arema Indonesia, Roman Chamelo. Dengan semangat dan kelincahannya ini merupakan sesuatu yang sangat menguntungkan bagi tim yang dibela Roman. Ditambah gelandang jangkar Hariono(Persib Bandung) dan sang destroyer Vendry Mofu(Semen Padang) akan mampu membuat lawan tak berkutik. Ditambah dua sayap yang energik Octovianus Maniani (Sriwijaya FC) dan Andik Vermansyah (Persebaya Surabaya) akan menyempurnakan serangan – serangan yang aka dibangun anak Medan. Di tambah satu legiun asing dari Korea Selatan Hyu Yun Koo ( Semen Padang) akan menyempurnakan skuad tengah PSMS Medan.Dan ditambah satu gelandang naturalisasi Indonesia yang tampil gemilang dalam AFF SUZUKI CUP 2010, Irfan Bachdim (Persema Malang) akan mampu mendobrak pertahanan lawan
Attacker
Penyerang yang mungkin saya pilih pertama kali adalah legiun asing dari PSPS Pekanbaru, Herman Dzumafo. Dalam mempertahankan bola dan mengutak atik pertahanan lawan sangat cocok diisi oleh Dzumafo yang mampu fighting di kotak penalti lawan. Ditambah satu andalan striker muda Yongki Aribowo( Arema Indonesia) yang mampu menyesuaikan diri sebagai second striker. Di bangku cadangan Arif Suyono (Sriwijaya Fc) dan Rahmat Affandi (Persib Bandung) menjadi pilihan. Kedua Super shock ini mampu mencetak gol pada saat mereka masuk ke dalam lapangan untuk pergantian pemain. Arif Suyono yang mampu mencetak dua gol pada AFF SUZUKI CUP 2010 di awal babak kedua setelah dirinya masuk menggantikan M.Ridwan. Semetara Rahmat Affandi mampu mencetak gol saat Persib dalam kesulitan mencetak gol. Dan satu nama yang tersisa adalah Kenji Adicihara( Persiba Balikpapan). Striker Persiba ini mampu mencetak gol saat bersama Aldo Bareto di Persiba. Dia mampu membuka ruang untuk striker ataupun gelandang yang menerobos ke muka penalti.
Inilah susunan pemain yang mungkin dapat membanggakan PSMS Medan nantinya. Kita tunggu saja kedatangan PSMS kembali ke ISL.
Berikut ditambahkan juga nama pelatih yang mungkin cocok untu menjadi sorotan
Coach
Pelatih yang mampu mengantarkan PSMS nantinya menjadi juara sepertinya Rene Alberts(PSM Makasar). Dia mampu mengangkat prestasi Arema Indonesia dan PSM Makasar di ISL. Dan sebagai pilihan kedua yaitu, Pelatih Indonesia sekarang Alfred Riedl. Dia mampu menyesuaikan pemain muda dengan pemain tua yang dapat mengangkat prestasi PSMS. Dan sebagi Alternatif, Freddy Muli berhak kembali menjabat sebagai pelatih PSMS Medan. Dia mampu menyesuaikan diri dengan gaya permainan Medan yaitu permainan keras tapi sportif( katanya sih rap rap gitu deh)
kisah cintaku
Kisah Cintaku by Peterpan
Intro: C G Am Em (2x)
C G Am
Di malam yang sesunyi ini
G F
Aku sendiri
Em Dm
Tiada yang menemani
F Em
Akhirnya kini ku sadari
Am Dm
Dia telah pergi
F G
Tinggalkan diriku
C G Am
Adakah semua kan terulang
G F
Kisah cintaku
Em Dm
Yang seperti dulu
F G Em Am
Hanya dirimu yang kucinta dan kukenang
Dm
Di dalam hatiku
Em
Takkan pernah hilang
F
Bayangan dirimu
G
Untuk selamanya
Reff:
C G
Mengapa terjadi
Am Em
Kepada dirimu
F
Aku tak percaya
Dm G
Kau telah tiada
C G
Haruskah ku pergi
Am Em
Tinggalkan dunia
Dm F G C
Agar aku dapat berjumpa denganmu
C G Am Em
F Dm G
Reff: (2x)
C G
Mengapa terjadi
Am Em
Kepada dirimu
F
Aku tak percaya
Dm G
Kau telah tiada
C G
Haruskah ku pergi
Am Em
Tinggalkan dunia
Dm F G C
Agar aku dapat berjumpa denganmu
Intro: C G Am Em (2x)
C G Am
Di malam yang sesunyi ini
G F
Aku sendiri
Em Dm
Tiada yang menemani
F Em
Akhirnya kini ku sadari
Am Dm
Dia telah pergi
F G
Tinggalkan diriku
C G Am
Adakah semua kan terulang
G F
Kisah cintaku
Em Dm
Yang seperti dulu
F G Em Am
Hanya dirimu yang kucinta dan kukenang
Dm
Di dalam hatiku
Em
Takkan pernah hilang
F
Bayangan dirimu
G
Untuk selamanya
Reff:
C G
Mengapa terjadi
Am Em
Kepada dirimu
F
Aku tak percaya
Dm G
Kau telah tiada
C G
Haruskah ku pergi
Am Em
Tinggalkan dunia
Dm F G C
Agar aku dapat berjumpa denganmu
C G Am Em
F Dm G
Reff: (2x)
C G
Mengapa terjadi
Am Em
Kepada dirimu
F
Aku tak percaya
Dm G
Kau telah tiada
C G
Haruskah ku pergi
Am Em
Tinggalkan dunia
Dm F G C
Agar aku dapat berjumpa denganmu
kisah cintaku
Kisah Cintaku by Peterpan
Intro: C G Am Em (2x)
C G Am
Di malam yang sesunyi ini
G F
Aku sendiri
Em Dm
Tiada yang menemani
F Em
Akhirnya kini ku sadari
Am Dm
Dia telah pergi
F G
Tinggalkan diriku
C G Am
Adakah semua kan terulang
G F
Kisah cintaku
Em Dm
Yang seperti dulu
F G Em Am
Hanya dirimu yang kucinta dan kukenang
Dm
Di dalam hatiku
Em
Takkan pernah hilang
F
Bayangan dirimu
G
Untuk selamanya
Reff:
C G
Mengapa terjadi
Am Em
Kepada dirimu
F
Aku tak percaya
Dm G
Kau telah tiada
C G
Haruskah ku pergi
Am Em
Tinggalkan dunia
Dm F G C
Agar aku dapat berjumpa denganmu
C G Am Em
F Dm G
Reff: (2x)
C G
Mengapa terjadi
Am Em
Kepada dirimu
F
Aku tak percaya
Dm G
Kau telah tiada
C G
Haruskah ku pergi
Am Em
Tinggalkan dunia
Dm F G C
Agar aku dapat berjumpa denganmu
Intro: C G Am Em (2x)
C G Am
Di malam yang sesunyi ini
G F
Aku sendiri
Em Dm
Tiada yang menemani
F Em
Akhirnya kini ku sadari
Am Dm
Dia telah pergi
F G
Tinggalkan diriku
C G Am
Adakah semua kan terulang
G F
Kisah cintaku
Em Dm
Yang seperti dulu
F G Em Am
Hanya dirimu yang kucinta dan kukenang
Dm
Di dalam hatiku
Em
Takkan pernah hilang
F
Bayangan dirimu
G
Untuk selamanya
Reff:
C G
Mengapa terjadi
Am Em
Kepada dirimu
F
Aku tak percaya
Dm G
Kau telah tiada
C G
Haruskah ku pergi
Am Em
Tinggalkan dunia
Dm F G C
Agar aku dapat berjumpa denganmu
C G Am Em
F Dm G
Reff: (2x)
C G
Mengapa terjadi
Am Em
Kepada dirimu
F
Aku tak percaya
Dm G
Kau telah tiada
C G
Haruskah ku pergi
Am Em
Tinggalkan dunia
Dm F G C
Agar aku dapat berjumpa denganmu
Sabtu, 13 November 2010
contoh puisi modern
Tikus busuk
Karya : Reynaldo Tambunan
Engkau hama bagi kami
Kau rebut harta benda kami
Hak kami kau rampas
Dengan kemewahan, kau tindas kami
Apapun kau halalkan
Kau perkaya diri dari penderitaan kami
Engkau bagaikan tikus rakus
Yang merampas padi – padi petani
Yang merampas kesejahteraan petani
Engkau berfoya – foya
Dari hasil jeris payah kami
Kau hama bagi masyarakat
Kapankah kau berhenti ?
Mungkin takkan pernah
Sebelum engkau merongrong
Dan menghisap darah kami
Engkau duduk dibangku terhormat
Tapi kau tercela
Engkau memakai dasi mahal
Tapi hatimu busuk
Bagaikan telur busuk
Setiap hari kami dengar beritamu
Sang tikus merampas harta lagi
Merusak padi para petani
Merusak kesejahteraan mereka
Kapankah kau akan terbasmi ?
Hanya dari dirimu yang tahu
Dan upaya dari masyarakat
Dan berharap …
Kau takkan kembali lagi
Merenggut kesejahteraan mereka yang miskin
Merongrong hak mereka
Demi kesejahteraan bangsaku
Indonesia tercinta…
Karya : Reynaldo Tambunan
Engkau hama bagi kami
Kau rebut harta benda kami
Hak kami kau rampas
Dengan kemewahan, kau tindas kami
Apapun kau halalkan
Kau perkaya diri dari penderitaan kami
Engkau bagaikan tikus rakus
Yang merampas padi – padi petani
Yang merampas kesejahteraan petani
Engkau berfoya – foya
Dari hasil jeris payah kami
Kau hama bagi masyarakat
Kapankah kau berhenti ?
Mungkin takkan pernah
Sebelum engkau merongrong
Dan menghisap darah kami
Engkau duduk dibangku terhormat
Tapi kau tercela
Engkau memakai dasi mahal
Tapi hatimu busuk
Bagaikan telur busuk
Setiap hari kami dengar beritamu
Sang tikus merampas harta lagi
Merusak padi para petani
Merusak kesejahteraan mereka
Kapankah kau akan terbasmi ?
Hanya dari dirimu yang tahu
Dan upaya dari masyarakat
Dan berharap …
Kau takkan kembali lagi
Merenggut kesejahteraan mereka yang miskin
Merongrong hak mereka
Demi kesejahteraan bangsaku
Indonesia tercinta…
Langganan:
Postingan (Atom)